Agen Togel Terpercaya | Togel Online Terbaik | Prediksi Togel

Prediksi Togel | Bandar Judi Online | Agen Poker Terpercaya

Agen Togel Terpercaya | Prediksi Togel | Prediksi Togel Hari Ini | Prediksi Togel Terlengkap | Prediksi Bola | Agen Bola Terpercaya | Agen Judi Online | Poker Online Terbaik | Agen Poker Terpercaya

Agen Bola, Agen Bola Online, Agen Bola Terpercaya, Agen Bola Terbaik, Agen Bola Tangkas, Agen Bola Sbobet, Agen Bola Ibcbet, Bandar Bola, Bandar Bola Online, Bandar Bola Terpercaya, Bandar Bola Terbaik, Bandar Bola Tangkas, Bandar Bola Sbobet, Taruhan Bola, Taruhan Bola Online, Taruhan Bola Terpercaya, Taruhan Bola Terbaik, Taruhan Bola Tangkas, Taruhan Bola Sbobet, Judi Bola, Judi Bola Online, Judi Bola Terpercaya, Judi Bola Terbaik, Judi Bola Tangkas, Judi Bola Sbobet, Agen Judi Bola, Bandar Judi Bola, Taruhan Judi Bola, Agen Casino, Agen Casino Online, Agen Casino Terpercaya, Agen Casino Terbaik, Agen Casino Sbobet, Agen Casino 338A, Agen Togel, Agen Togel Online, Agen Togel Terpercaya, Agen Togel Terbaik, Agen Togel Klik4d, Agen Togel Isin4d, Agen Togel Singapur, Bandar Togel, Bandar Togel Online, Bandar Togel Terpercaya, Bandar Togel Terbaik, Bandar Togel Klik4d, Bandar Togel Isin4d, Bandar Togel Singapur, Agen Poker, Agen Poker Online, Agen Poker Terpercaya, Agen Poker Terbaik, Agen Poker Indonesia, Judi Poker, Judi Poker Online, Judi Poker Terpercaya, Judi Poker Terbaik, Judi Poker Indonesia, Agen Sbobet, Agen Sbobet Terpercaya, Agen Sbobet Online, Agen Sbobet Terbaik, Agen Tangkas, Agen Tangkas Online, Agen Tangkas Terpercaya, Agen Tangkas Terbaik, Agen Tangkasnet, Agen TangkasGame, Agen 88Tangkas, Agen Bola Tangkas, Agen Judi Tangkas, Agen Bola Maxbet, Agen Bola Indonesia, Agen Keno, Agen Sabung Ayam, Judi Sabung Ayam, Bandar Sabung Ayam, Taruhan Sabung Ayam Agen Bola, Agen Bola Online, Agen Bola Terpercaya, Agen Bola Terbaik, Agen Bola Tangkas, Agen Bola Sbobet, Agen Bola Ibcbet, Bandar Bola, Bandar Bola Online, Bandar Bola Terpercaya, Bandar Bola Terbaik, Bandar Bola Tangkas, Bandar Bola Sbobet, Taruhan Bola, Taruhan Bola Online, Taruhan Bola Terpercaya, Taruhan Bola Terbaik, Taruhan Bola Tangkas, Taruhan Bola Sbobet, Judi Bola, Judi Bola Online, Judi Bola Terpercaya, Judi Bola Terbaik, Judi Bola Tangkas, Judi Bola Sbobet, Agen Judi Bola, Bandar Judi Bola, Taruhan Judi Bola, Agen Casino, Agen Casino Online, Agen Casino Terpercaya, Agen Casino Terbaik, Agen Casino Sbobet, Agen Casino 338A, Agen Togel, Agen Togel Online, Agen Togel Terpercaya, Agen Togel Terbaik, Agen Togel Klik4d, Agen Togel Isin4d, Agen Togel Singapur, Bandar Togel, Bandar Togel Online, Bandar Togel Terpercaya, Bandar Togel Terbaik, Bandar Togel Klik4d, Bandar Togel Isin4d, Bandar Togel Singapur, Agen Poker, Agen Poker Online, Agen Poker Terpercaya, Agen Poker Terbaik, Agen Poker Indonesia, Judi Poker, Judi Poker Online, Judi Poker Terpercaya, Judi Poker Terbaik, Judi Poker Indonesia, Agen Sbobet, Agen Sbobet Terpercaya, Agen Sbobet Online, Agen Sbobet Terbaik, Agen Tangkas, Agen Tangkas Online, Agen Tangkas Terpercaya, Agen Tangkas Terbaik, Agen Tangkasnet, Agen TangkasGame, Agen 88Tangkas, Agen Bola Tangkas, Agen Judi Tangkas, Agen Bola Maxbet, Agen Bola Indonesia, Agen Keno, Agen Sabung Ayam, Judi Sabung Ayam, Bandar Sabung Ayam, Taruhan Sabung Ayam
DOTA TOGEL DJKASINO JUDI SLOT KTV TOGEL PARTAI POKER OK TOGEL DJ TOGEL Auto Togel

Kenali Jenis dan Cara Mengenalkan Keju untuk Bayi

Kenali Jenis dan Cara Mengenalkan Keju untuk Bayi

Kenali jenis dan cara mengenalkan keju untuk bayi

Judi Togel Online – Keju adalah salah satu jenis makanan yang bernutrisi tinggi. Tapi apakah boleh memberikan keju untuk bayi? Kalau boleh, mulai usia berapa bayi boleh diberikan keju? Kalau tidak, apa alasannya? Untuk mengetahui jawabannya, yuk, simak penjelasan di artikel berikut.

Tiap orang tua pasti selalu ingin memberikan yang terbaik untuk buah hatinya, termasuk asupan yang bernutrisi, mulai dari dalam kandungan hingga Si Kecil lahir ke dunia.

Salah satu makanan yang dikenal banyak mengandung nutrisi adalah keju. Selain itu, rasanya yang enak dapat membuat bayi makan lebih lahap. Namun, pemberian keju kepada bayi masih cukup banyak diperdebatkan.
Waktu Pemberian Keju untuk Bayi

Selama 6 bulan pertama setelah kelahirannya, Bunda dianjurkan hanya memberikan ASI kepada Si Kecil. Baru setelah itu, makanan pendamping ASI (MPASI) mulai bisa diperkenalkan secara perlahan.

Nah, salah satu yang sering menjadi pertanyaan di kalangan orang tua adalah bolehkah memberikan keju untuk bayi? Menurut beberapa dokter anak, sebagian besar bayi diperbolehkan makan keju asalkan usianya sudah lebih dari 8 bulan.

Namun jika orang tua bayi atau saudaranya memiliki alergi terhadap susu dan produk olahannya, tunda dulu pemberian keju untuk bayi.
Syarat Memberikan Keju untuk Bayi

Keju termasuk dalam daftar sumber protein yang direkomendasikan untuk balita. Selain itu, keju juga kaya akan kalsium, lemak, vitamin D, vitamin A, dan vitamin B.

Meski demikian, pemberian keju untuk bayi ada syaratnya, yaitu:

Sebelum memperkenalkan keju pada bayi, perkenalkan terlebih dahulu beberapa makanan padat lain, seperti daging, sayuran, dan buah-buahan, dalam bentuk puree atau bubur saring.
Pilih keju dengan label sudah dipasteurisasi. Keju yang tidak dipasteurisasi atau keju mentah dapat mengandung bakteri Listeria yang menyebabkan penyakit listeriosis. Gejalanya berupa demam, nyeri otot, mual, atau diare.
Mulailah dengan keju yang bertekstur lembut, seperti keju cottage dan mozzarella, karena keju jenis ini mudah untuk dikunyah bayi.
Jika Si Kecil tidak menunjukkan reaksi alergi, lanjutkan pemberian keju dalam bentuk utuh atau dicampur dalam makanannya. Potong keju hingga kecil-kecil agar Si Kecil tidak tersedak.

Apabila buah hati Anda menderita alergi makanan, terutama alergi terhadap keju atau susu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memberikannya keju.

Togel Online Terbaik

Kenali Jenis dan Cara Mengenalkan Keju untuk Bayi

Tips Memberikan Keju untuk Bayi
Asupan keju pada bayi perlu diperhatikan. Orang dewasa biasanya bisa makan keju olahan apa pun, kecuali mereka yang punya alergi keju dan susu. Tapi bagaimana dengan bayi?

Menurut dr. Devia Irine, pemberian keju pada anak-anak bisa dicampurkan dalam MPASI atau sekadar dijadikan parutan di atas makanan.

“Penyajiannya bisa dicampur dengan makanan. Misalnya ikut dimasak, dijadikan topping, bisa juga kalau bayi sudah di atas 8 bulan dan sudah bisa finger foods, bisa diberikan dalam bentuk stik,” dr. Devia Irine menjelaskan lagi.

Keju berbentuk stik biasanya sudah tersedia di supermarket. Biasanya, keju semacam itu memang untuk camilan bayi.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), 1/4 cup atau sekitar 30 gram keju dapat dijadikan camilan untuk bayi 8 bulan-12 bulan.

Yang terpenting, menurut dr. Devia, berikan keju, baik dalam bentuk makanan berat ataupun camilan, dalam jumlah yang proporsional.

“Jumlah asupan keju yang disarankan secara pasti sebenarnya tidak ada. Mungkin Anda bisa menyesuaikan saja, karena keju ini sifatnya sebagai tambahan lemak dan protein. Sebaiknya jumlahnya disesuaikan dengan bayi,” sambung dr. Devia Irine.

“Kadang kalau berlebihan bayi makan keju, dia akan lebih eneg. Jadi, dia mudah kenyang,” ujar dr. Devia Irine.

 

Selain cokelat, keju menjadi salah satu makanan yang difavoritkan anak-anak. Dicampur dalam roti, es krim, atau makanan lainnya, keju tak pernah salah. Belum lagi kalau Anda mempertimbangkan kandungan gizinya.

Karena berbahan dasar susu, keju mengandung sejumlah nutrisi penting untuk tumbuh kembang si kecil. Tapi, sebenarnya kapan makan keju untuk bayi diperbolehkan? Mengingat keju adalah hasil fermentasi, yang mungkin saja berefek kurang baik untuk mereka.
1 dari 3 halaman
Usia Berapa Bayi Boleh Makan Keju?
Ilustrasi Bayi Memegang Keju
Ilustrasi Bayi Memegang Keju

dr. Devia Irine Putri mengatakan, sebenarnya bayi boleh makan keju sejak mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI).

“Usia 6 bulan (saat mulai MPASI) sudah boleh. Selain mempertimbangkan usia, orang tua juga harus memilih jenis kejunya,” tutur dr. Devia.

Bayi di bawah 12 buan disarankan menghindari keju berbahan susu yang tidak dipasteurisasi. Keju jenis ini dapat mengandung bakteri listeria, penyebab penyakit listeriosis.

“Lebih disarankan untuk memberikan keju yang sudah terpasteurisasi agar bayi dan anak-anak terhindar dari infeksi listeria. Biasanya yang diberikan jenis cheddar, bisa mozzarella atau cottage cheese,” dia menjelaskan.

Seperti yang sudah disinggung di atas, selain enak, keju diperlengkapi dengan sederet nutrisi seperti protein, lemak, serta kalsium. Keju juga mengandung vitamin A dan B12, seng, fosfor, dan juga riboflavin.

Artikel lainnya: Gemar Makan Keju, Apakah Baik bagi Kesehatan?

Nutrisi-nutrisi tersebut sangat penting dalam menunjang kebutuhan nutrisi bayi yang sedang tumbuh pesat. Akan tetapi, jika si kecil punya risiko tertentu, orang tua harus mendiskusikannya dengan dokter anak.

Misalnya, apabila salah satu atau kedua orang tua memiliki riwayat alergi susu, ataupun saat bayi memiliki kondisi alergi lain, seperti eksim atau asma.

Untuk melihat efek keju pada bayi, Anda bisa memberikannya dalam potongan kecil terlebih dahulu untuk pertama kali. Jika tidak ada reaksi, Anda bisa menambahkan jumlahnya secara bertahap.

Artikel lainnya: Segudang Manfaat Keju bagi Kesehatan Jantung
2 dari 3 halaman
Tips Memberikan Keju untuk Bayi
Keju
Keju

Asupan keju pada bayi perlu diperhatikan. Orang dewasa biasanya bisa makan keju olahan apa pun, kecuali mereka yang punya alergi keju dan susu. Tapi bagaimana dengan bayi?

Menurut dr. Devia Irine, pemberian keju pada anak-anak bisa dicampurkan dalam MPASI atau sekadar dijadikan parutan di atas makanan.

“Penyajiannya bisa dicampur dengan makanan. Misalnya ikut dimasak, dijadikan topping, bisa juga kalau bayi sudah di atas 8 bulan dan sudah bisa finger foods, bisa diberikan dalam bentuk stik,” dr. Devia Irine menjelaskan lagi.

Keju berbentuk stik biasanya sudah tersedia di supermarket. Biasanya, keju semacam itu memang untuk camilan bayi.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), 1/4 cup atau sekitar 30 gram keju dapat dijadikan camilan untuk bayi 8 bulan-12 bulan.

Yang terpenting, menurut dr. Devia, berikan keju, baik dalam bentuk makanan berat ataupun camilan, dalam jumlah yang proporsional.

“Jumlah asupan keju yang disarankan secara pasti sebenarnya tidak ada. Mungkin Anda bisa menyesuaikan saja, karena keju ini sifatnya sebagai tambahan lemak dan protein. Sebaiknya jumlahnya disesuaikan dengan bayi,” sambung dr. Devia Irine.

“Kadang kalau berlebihan bayi makan keju, dia akan lebih eneg. Jadi, dia mudah kenyang,” ujar dr. Devia Irine.

Kalau bayi sudah kenyang dan menolak makan asupan lain, Anda juga yang akan repot. Pasalnya, si kecil butuh nutrisi lengkap agar tumbuh kembangnya optimal.

Togel Online Terbaik
Data Hk | Bandar Togel Resmi 2018 |  Data Sgp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DOTA TOGEL
x